Untuk dapat memainkan dan mengiringi alunan musik angklung mengunakan gambang pengiring (f#), kita tentu harus hapal terlebih dahulu bentuk cordnya, seperti halnya kita bermain gitar, berikut adalah bentuk cordnya:
Cord Kiri kanan
A A - C# E - A
Am A - C E - A
A# A# - D F - A#
B F# - B D# - F#
Bm F# - B D - F#
B# G - C E - G
C G - C E - G Cm G - C D# - G
C# G# - C# F - G#
D A - D F# - A
Dm A - D F - A
D# A# - D# F - A#
E G# - B E - G#
Em G - B E - G
E# A - C F - A
F A - C F - A
Fm A - C F - A#
F# A# - C# F# - A#
G G - B D - G
Gm G - B D# - G
G# G# - C D# - G#
Memainkan gambang pengiring (f#) menggunakan 4 buah batang pemukul, dengan masing-masing tangan me-megang 2 buah batang pemukulnya.
Cara memukul gambang pengiring, yakni dengan tehnik ketukan menyingkup, dimana ketukan pada tangan kiri yang lebih dominan. Caranya, pertama-tama pukulkanlah cord pada bagian tangan kiri, lalu pada pukulan yang kedua kita pukul cord bagian tangan kiri dan kanan secara bersama-an. Apa-bila pola ketukan sudah kita dapatkan, teruslah pukul dengan pola yang sama secara berkala, sehingga ketukan akan mengalun. Selanjutnya, bila pola ketuka sudah dapat kita hapal, naikanlah tempo pukulan sesuai keinginan kita, sehingga ketukan akan sinkron dengan lagu.
Selain pola ketukan menyingkup, kita juga dapat memukul dengan pola ketukan musik klasik, caranya, pukulkan cord bagian tangan kiri dengan 1 pukulan, lalu pukul cord bagian tangan kiri dan kanan secara bersamaan dengan 2 pukulan. Bila pola ketukan sudah kita temukan, pukulah dengan pola yang sama secara berkala dengan tempo yang kita inginkan.
Apa-bila kita telah mahir dalam memainkannya, kita juga dapat meng-explor lebih banyak pola ketukan yang berbeda sesuai dengan genre musik.