Jumat, 10 November 2017

Cara mengetahui masa subur seorang pria

Nah bila kemarin kita telah membahas Cara Menghitung Masa Subur Seorang Wanita, kali ini kita akan mengupas cara menghitung masa kesuburan seorang pria. Pada dasarnya masa subur dari seorang pria tidak berpegangan pada hari-hari tertentu seperti layaknya masa subur pada seorang wanita, karena sejatinya tidaklah ada yang namanya masa submubur pada seorang pria. Tingkat kesuburan seorang pria hanya dapat dipastikan dari segi kualitas dan kuantitas sel spermanya saja, adapun ciri dari sel sperma yang bisa membuahi sel telur lebih cepat yakni sperma yang memilki tingkat akselerasi yang baik, sehingga dia mampu menembus rahim dengan cepat.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi dari kualitas sperma itu sendiri yaitu jam atau waktu berhubungan, ada baiknya bagi pasangan yang ingin mendapatkan momongan disarankan untuk melakukan hubungan intercore bersama pasangan di pagi hari, dari mulai pukul empat hingga pukul tujuh pagi dengan intensitas atau regang waktu 3 sampai 4 hari sekali. Hal ini bertujuan untuk menjaga kelembaban suhu yang bisa hanya bisa kita dapatkan di pagi hari, serta hasrat dari seorang pria yang lebih menggairahkan dibandingkan di sela waktu lain. Disamping itu gaya hidup, keadaan psikologis, dan faktor makanan pun menjadi penyumbang terbentuknya sel sperma yang sehat. Sebagai contoh seperti orang yang tidak berolahraga, sering bergadang, stres berat, menjadi faktor pemberat bagi seorang pria untuk bisa membuahi. Bila dilihat dalam segi makanan, ada beberapa jenis makanan yang berkhasiat untuk meningkatkan kualitas sperma, diantaranya Rasberi, Alpukat, Ikan Laut, dan Biji Labu.

Disamping hal-hal diatas faktor pendukung lainya untuk memelihara kesehatan vitalitas seorang pria yakni prihal sandang, dan dalam hal ini berkaitan dengan pemakaian celana dalam yang sering kita gunakan sehari-hari. Untuk seorang pria, amat disarankan untuk memakai celana dalam yang bilamana dipakai tidak terasa panas, karena suhu panas tidaklah baik untuk kesehatan testis. Selain itu, hindarkanlah penggunaan celana yang ketat, serta janganlah terlalu lama dalam mengendarai sepeda motor, karena jok yang kita duduki pun memiliki efek panas yang tentunya kurang baik untuk kesehatan sistem reproduksi pria.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar