Selasa, 14 November 2017

Fakta menyesatkan dibalik khitan atau sunat pada seorang perempuan

Tahukah kita bahwa dibalik tradisi khitan atau prosesi sunat pada seorang perempuan, ternyata selain dikait-kaitkan dengan kebersihan, khitan pada seorang perempuan pun diperkuat dengan budaya yang telah berlangsung semenjak dulu kala, tak heran bila sampai sekarang aktivitas itu masih lazim dikerjakan. Sadarkah kita para kaum perempuan bahwa mengkhitan alat kelamin merupakan salah satu tradisi yang menyesatkan karena mempunyai efek-efek yang buruk dikemudian hari.

Pada hakikatnya melakukan prosesi khitan pada seorang perempuan tidak sama pentingnya seperti halnya melakukan khitan pada seorang pria karena prosesi khitan pada seeorang pria sendiri memang memiliki manfaat dan dampak bagi kesehatan, serta disamping itu prosesi khitan pada seorang pria tidak akan menimbulkan efek samping yang akan dikeluhkan kelak. Menurut dokter ahli seksual yang telah didukung empiris serta berkompeten di bidangnya bahwa prosesi khitan pada seorang perempuan akan berakibat pada kemampuan seksual kelak jika ia telah menginjak pase pernikahan, efek yang dipicu khitan itu sendiri yaitu, seorang perempuan tidaklah akan mendapatkan sensasi yang maksimal pada saat ia sedang melakukan hubungan suami istri bersama pasangannya. Adapun terjadinya kondisi ini yakni dipengaruhi oleh tangan-tangan manusia yang mengusik area-area sensitif Vagina seperti Klitoris sebagai tempat berkumpulnya jaringan Syaraf seksual bagi seorang perempuan yang amat sangat peka rangsang akibat dari khitan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar